Berjamaah itu Sesuatu

Jamaah yuk teh“, itu yang saya ucapkan tadi siang sambil merapatkan sajadah ke sajadah si teteh. Si teteh tersenyum. Dan kamipun sholat dhuhur berjamaah. Hari ini momentnya pas banget, saya selesai sholat rawatib dan si teteh selesai wudlu. Sangat jarang terjadi. Eh, malah baru kali ini dan semoga tidak hanya hari ini.

Sebagai satu-satunya engineer muslimah di kantor, probabilitas saya bisa sholat berjamaah di kantor sangat kecil. Berbicara tentang satu-satunya, kok kesannya engineer perempuan di kantor jumlahnya banyak, padahal cuma 2. Iya, cuma 2. Awalnya 3 dan itupun tidak mengubah status saya sebagai satu-satunya tadi. Si teteh yang berjamaah dengan saya adalah teteh yang bertugas membantu bersih-bersih di kantor, karena perempuan, mungkin namanya office girls kali ya. Pada jam sholat dhuhur, si teteh biasanya ada di lantai paling bawah atau entah sedang mengerjakan apa, kalau saya, ada di lantai tempat mushola berada atau hanya perlu naik 1 lantai saja. Dari dulu saya sungkan untuk meminta sholatnya bareng saya, biar kami bisa berjamaah. Alhamdulillah Allah memberi kesempatan hari ini.

Mungkin bagi sebagian orang kejadian ini adalah kejadian kecil yang tidak ada artinya, tapi bagi saya, bisa sholat berjamaah di kantor adalah sesuatu.

2 thoughts on “Berjamaah itu Sesuatu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s