Posted in riris banget

Muncul di Permukaan

Apa bedanya terapung, melayang dan tenggelam? 3 hal ini katanya hasil turunan dari Hukum Archimedes. Seingat saya, itu karena massa jenisnya. Massa tiap satu satuan volume. Terapung ketika massa jenisnya lebih kecil dari massa jenis air, kalau dia sedang berada di air. Melayang tentunya ketika massa jenisnya sama. Tenggelam, ketika massa jenisnya lebih besar dari massa jenis air misalnya.

Continue reading “Muncul di Permukaan”

Advertisements
Posted in cerita

Pagi ini

Pagi adalah awal hari. Sangat tidak enak ketika pagi-pagi sudah bete. Dari setelah subuh, koneksi internet hp gak bisa. Modem pun yang awalnya bisa jadi gak bisa juga. Padahal ada file yang harus diambil di email. 3 kartu sudah bolak-balik keluar masuk di satu modem dan 2 hp. Tidaak bisa juga. Nangkring depan kamar nyari wifi hanya dapat beberapa menit. Woossaahhh.. entah kenapa pagi ini begitu bete, padahal tidak sedang dalam rentang siklus hormonal. Dan hanya karena hal sepele juga.

Continue reading “Pagi ini”

Posted in cerita, riris banget

Catatan di Hari Kedua Lebaran

Anda pernah menahan tangis sekuat tenaga? saya pernah, sangat menyakitkan rasanya. Pagi itu tanggal 2 syawal, hari kedua lebaran. Secara umum, kebanyakan muslim sedang sangat bahagia. Merayakan hari kemenangan, berkumpul dengan keluarga. Namun di rumah sangat sederhana itu, hanya isak tangis yang ada. Salah seorang penghuninya meninggal dunia, bertemu dengan Penciptanya.

Continue reading “Catatan di Hari Kedua Lebaran”

Posted in riris banget

Suka dan Pernah Suka

Mumpung saya sedang mood untuk menulis, saya akan curhat lagi. Begitulah, lagi-lagi curhat. Blog ini memang isinya curhatan saya. Khas perempuan. Berharap suatu saat saya bisa tersenyum membaca kembali tulisan-tulisan di blog ini. Jadi aneh rasanya ketika ada 3 orang yang komentar di blog ini dengan sapaan “mas”. Karena blog ini sangat perempuan *Kata saya sendiri sih*. Ok, kali ini tentang sepak bola. Tentang suka, pernah suka dan tidak suka.

Continue reading “Suka dan Pernah Suka”

Posted in cerita

Berjamaah itu Sesuatu

Jamaah yuk teh“, itu yang saya ucapkan tadi siang sambil merapatkan sajadah ke sajadah si teteh. Si teteh tersenyum. Dan kamipun sholat dhuhur berjamaah. Hari ini momentnya pas banget, saya selesai sholat rawatib dan si teteh selesai wudlu. Sangat jarang terjadi. Eh, malah baru kali ini dan semoga tidak hanya hari ini.

Sebagai satu-satunya engineer muslimah di kantor, probabilitas saya bisa sholat berjamaah di kantor sangat kecil. Berbicara tentang satu-satunya, kok kesannya engineer perempuan di kantor jumlahnya banyak, padahal cuma 2. Iya, cuma 2. Awalnya 3 dan itupun tidak mengubah status saya sebagai satu-satunya tadi. Si teteh yang berjamaah dengan saya adalah teteh yang bertugas membantu bersih-bersih di kantor, karena perempuan, mungkin namanya office girls kali ya. Pada jam sholat dhuhur, si teteh biasanya ada di lantai paling bawah atau entah sedang mengerjakan apa, kalau saya, ada di lantai tempat mushola berada atau hanya perlu naik 1 lantai saja. Dari dulu saya sungkan untuk meminta sholatnya bareng saya, biar kami bisa berjamaah. Alhamdulillah Allah memberi kesempatan hari ini.

Mungkin bagi sebagian orang kejadian ini adalah kejadian kecil yang tidak ada artinya, tapi bagi saya, bisa sholat berjamaah di kantor adalah sesuatu.

Posted in riris banget

Inkonsistensi

Dulu saya pernah bilang ke adek saya dengan mudahnya : “klo di gontor, perbanyak kegiatannya, aktif di sini aktif di situ, kan kegiatannya banyak banget, harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Soal pelajaran, walaupun waktu sedikit, klo masih belajar, insyaallah allah akan memberi pertolongan, klo kita menolong agamaNya”. Sekarang ketika, dia sibuk sekali dengan kegiatan di luar mengajar dan kuliahnya, saya yang heboh. Bagaimana tidak heboh, contohnya semester ini, dia baru bisa rajin kuliah 3 minggu sebelum UTS. Saya sering sms “kuliah gak?” “emang gak bisa disempat2in kuliah?“. Saya sangat mengkhawatirkan kuliahnya. Heran, saya seperti lupa tentang 4 tahun kuliah saya dulu. Padahal saya bisa memberi nasehat ke adek saya di awal tulisan ini karena apa yang telah saya lalui di perkuliahan dulu. Allah akan mempermudah urusan hambaNya yang mempermudah urusan sesama. Heran, saya seperti lupa tentang janji Allah itu. Ah..saya tidak konsisten. Continue reading “Inkonsistensi”