Posted in cerita

Nonton Pakai Hati

Begitulah rasa, sangat dinamis ternyata. Kadang tidak suka, kemudian bisa saja jadi suka, atau pada akhirnya jadi pernah suka. Jangan terlalu larut mempertahankan rasa, apalagi rasa tidak suka. Dan terlebih pada sesuatu yang tidak berhubungan langsung dengan hidup kita.

Kata saya

Dulu ketika masih SMA dan sedang fanatik parah ke Juve, sangat aneh melihat Bapak yang tidak mendukung satu tim sepakbola manapun. Jadinya, nonton sepakbola dengan Bapak sungguh tidak menyenangkan. Ketika tim A main bagus, pasti Bapak bilang “ah, B mainnya sih begini begitu, A tuh bagus“, dan beberapa menit kemudian ketika B menguasai pertandingan, maka komentarnya juga akan berubah. Objektif. Namun bagi saya saat itu, tidak menarik, tidak punya pendirian. Heran ya, punya tidaknya pendirian seseorang dilihat dari dia punya tim yang didukung atau tidak. ๐Ÿ™‚

Continue reading “Nonton Pakai Hati”

Posted in cerita

Campione d’inverno

Walaupun memang belum berarti apa-apa, Juventus yang kini menjadi juara paruh musim Campione d’inverno adalah hal yang sangat menggembirakan. Apalagi melihat rekor belum terkalahkan selama 19 pertandingan musim ini. Lihat saja, ketika Barcelona bisa dikalahkan Getafe, Real Madrid bisa kalah oleh Levante, dan tentunya beberapa kekalahan selanjutnya. ManCity kalah pertama oleh chelsea, MU menerima kekalahan pertama dari Wolves di musim ini. Dan sekali lagi, Juventus belum terkalahkan.

Continue reading “Campione d’inverno”

Posted in cerita

Cinta Lama Bersemi Kembali

Pada awalnya membuat blog dan menulis di sini, saya hanya ingin menuliskan tentang otak kanan dan hati, bukan otak kiri. Menceritakan sisi lain saya, terlepas dari technology, electrical engineering, telecommunication, coding dan teman-temannya. Tapi baiklah, untuk merayakan kebahagiaan saya, kali ini akan sedikit menyinggung tentang itu.

Continue reading “Cinta Lama Bersemi Kembali”

Posted in cerita

Black Pinky

Senang banget akhirnya jaket juventusku datang dengan selamat walaupun telat. Tidak nyasar seperti dulu. Ukuran S. Ternyata lebih besar dari yang terbayang sebelumnya, ukuran S cowok. Nyaman dipakai. Benar kata teman saya, jaket juventus ini menambah 2% ketampanan pemakainya. Saya berasa lebih tampan,. #ehh..

Seperti yang sudah ramai di kaskus, tulisan “JUVENTUS” di bagian punggung memang tidak terlalu kelihatan. Namun katanya sudah disesuaikan dengan desain aslinya. Untuk jaket saya ini, sayangnya warna logo nike di bagian depan kanan tidak sama persis dengan warna pink di pinggiran kerah dan pergelangan tangan. Klo saya sih lebih suka warna pink logo nike nya, lebih soft. Namun klo dilihat-lihat lagi, pink nya juve memang tidak soft. Pink aneh, Pinkย  Juve. Tapi bagus kok ๐Ÿ™‚