Posted in cerita

Nonton Pakai Hati

Begitulah rasa, sangat dinamis ternyata. Kadang tidak suka, kemudian bisa saja jadi suka, atau pada akhirnya jadi pernah suka. Jangan terlalu larut mempertahankan rasa, apalagi rasa tidak suka. Dan terlebih pada sesuatu yang tidak berhubungan langsung dengan hidup kita.

Kata saya

Dulu ketika masih SMA dan sedang fanatik parah ke Juve, sangat aneh melihat Bapak yang tidak mendukung satu tim sepakbola manapun. Jadinya, nonton sepakbola dengan Bapak sungguh tidak menyenangkan. Ketika tim A main bagus, pasti Bapak bilang “ah, B mainnya sih begini begitu, A tuh bagus“, dan beberapa menit kemudian ketika B menguasai pertandingan, maka komentarnya juga akan berubah. Objektif. Namun bagi saya saat itu, tidak menarik, tidak punya pendirian. Heran ya, punya tidaknya pendirian seseorang dilihat dari dia punya tim yang didukung atau tidak. 🙂

Continue reading “Nonton Pakai Hati”