Menangkap Cahaya

Bismillahirrohmanirrohiim…

“knowledge is like nur, a ray of light. And light cannot come and be in a dark place. Because of that, clean your hearts and your minds, so that light can come, touch, and brighten your soul,” -178

Ahmad Fuadi, Negeri 5 Menara

Saat di rumah mbah 2 bulan yang lalu, mas ahsan penasaran tentang cahaya yang bisa menembus benda bening. Dia melihat bagaimana cahaya matahari masuk ke rumah mbah lewat genteng kaca. Rumah mbah tidak berplafon, di beberapa tempat sengaja dipasang genteng kaca agar di dalam rumah agak terang pada siang hari tanpa lampu.

Anak yang hampir 3 tahun itu bertanya “itu apa”, “kenapa bisa begini begitu”. Beberapa hari ini di rumah, anak-anak bermain senter. Bapak menjelaskan bagaimana bisa terjadi bayangan, bagaimana cahaya bisa melebar dan mengecil dst. Dan yang paling membuat mereka berbinar adalah loncat loncat menangkap cahaya senter.

Selain menumbuhkan fitrah belajar mereka, anak-anak juga dikasih kesempatan untuk memperkuat motorik kasarnya. Adek juga ikutan loncat-loncat.

Bahagia itu sederhana kan? 😉

#Day8
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s