Rindu Hujan

Jakarta, lantai 18 di hari Kesaktian Pancasila.

Sepertinya udara di luar panas. Di ruangan ini dingin tidak seperti biasa. Sambil ngemil pisang dan donut, sesekali mengecek monitor dan asik baca novel adalah aktivitas sampai siang ini.

Ketika baca sampai halaman dengan judul “barang antik”, saya tertegun.

image

Ah..paragraf pertama, kata-kata “kecil rintik rintik”, jadi rindu hujan.

6 thoughts on “Rindu Hujan

  1. ……….. *ikutan tertegun*
    novel andrea hirata mana itu? kenapa saya belum punya? waa waaa…*ketauan ga perna update referensi buku😀

    *oiya salam kenal mbak riris🙂

      1. Waaaww beli aahh😀
        novelnya sedih ga? saya mah baperan orangnya, asal ada judul ayah bawaannya pengen meluk cowo eh mewek. suka inget ayah saya soalnya. ehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s