Manusia adalah Manusia

Sejak “terinfeksi akut” virus Running Man, akhir-akhir ini saya suka nonton sinetron korea. Tentunya sinetron yang ada hubungannya dengan virus itu, biasanya sih sinetron yang ada salah satu member Running Man atau guest yang pernah muncul di Running Man. Sinetron yang terakhir saya tonton adalah Gu Family Book. Sinetron tentang siluman rubah yang ingin menjadi manusia. Eh, gumiho itu siluman rubah kan ya?🙂

Dari google
Dari google

Bisa ditebak kenapa saya suka sinetron beginian, yang pasti karena sinetron ini ada bagian action, silat-silat dan main pedang. Walaupun banyak scene sedihnya, bagian yang membuat saya ikutan nangis adalah ketika Choi Kang Chi si pemeran utama curhat ke Lee Soon Shin jenderal angkatan laut, tentang keinginannya menjadi manusia.

Saya jadi bertanya ke diri saya sendiri? Apakah saya sudah menjadi manusia?

Manusia yang sadar tentang keterbatasannya. Yang hanya tahu saat ini, tidak tahu apa yang terjadi nanti, besok atau lusa. Pengetahuannya terbatas ruang dan waktu. Yang hanya bisa menerka-nerka dan menyimpulkan sesuatu. Yang hanya bisa berencana tanpa bisa memaksa hasil akhirnya. Manusia yang selalu butuh Sang Penciptanya.

Dengan kesadaran itu, manusia seharusnya bisa bersabar ketika mendapat musibah, tidak terlalu bersedih ketika terpuruk. Karena manusia tidak tahu apa yang terjadi nanti, besok atau lusa. Harapan itu selalu ada, bahkan pagi yang cerah selalu didahului oleh malam yang gelap. Semua akan dipergilirkan. Begitu juga ketika manusia mendapatkan kesenangan, kesuksesan, manusia seharusnya bisa bersyukur, tidak lantas menjadi sombong. Sekali lagi, karena manusia tidak tahu apa yang terjadi nanti, besok atau lusa.

Tetapi manusia juga sadar atas kelebihan yang diberikan Pencipta kepadanya. Menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya, berusaha maksimal dengan kemampuan yang dimilikinya.

Dan manusia seharusnya menjadi manusia yang sadar atas tujuan penciptaannya, yang tidak diciptakan Tuhannya kecuali untuk beribadah kepadaNya.

Hmm..apakah saya sudah menjadi manusia?

4 thoughts on “Manusia adalah Manusia

  1. walah, wabah sinetron korea nampaknya sedang menjangkiti indonesia. istriku nonton the great doctor diulang2 sudah 3 kali, dan koleksi dvd korea terus nambah setiap belanja ke giant ar.hakim :d

    1. Hahaha..bilangin bu dokter mas, ada sinetron dokter2an yg baru judulnya Good Doctor, mungkin dvdnya akan beredar beberapa waktu lagi, soalnya lagi tayang juga di sononya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s