Si Juventya Elits

Apa yang ada dalam benak anda ketika mendengar juventya.elits?

Itu akun gmail saya. juventya.elits@gmail.com. Dulu ketika awal kuliah, saya membuat email dengan nama yang sama, tetapi bukan di gmail, dulu masih ngetrend email itu di plasa.com.

Juventya karena saya suka Juventus. Elits karena saya saat itu sedang bangga-bangganya menjadi mahasiswa di Teknik Elektro ITS. Bolehlah William Shakespeare bilang apalah arti sebuah nama, tapi setiap sesuatu pasti ada alasannya. Jadi juventya.elits ini bisa diartikan seorang cewek banget yang suka Juventus dan kuliah di Teknik Elektro ITS. Saya ketawa menulis kalimat barusan, paradoks. :p

juventya

Banyak yang bertanya, kenapa juventya, bukan juventini sebagaimana tifosi Juventus pada umumnya. Lagi-lagi ini soal rasa, saya lebih suka memakai juventya. Jangan tersinggung jika anda bernama Tini, dan jangan berbangga kalau anda bernama Tya. Sungguh, ini tidak ada hubungannya.

Niat pertama membuat akun di gmail adalah untuk keperluan sosial media. Karena email utama saya saat itu memakai yahoo dengan nama asli untuk nama emailnya. Mulai dari friendster, kemudian Facebook, wordpress dan twitter. Tetapi semakin lama, ada pergeseran fungsi si juventya.elits ini. Yahoo memang masih digunakan untuk grup seperti alumni, angkatan, bem, himpunan, dll. Tapi untuk komunikasi utama selain jobdesk kantor, saya menggunakan si juventya.elits ini. Bahkan untuk yang “berbau” jobdesk kantorpun, si juventya.elits ini juga eksis. Awalnya biasa saja menggunakannya, tapi kemarin itu jadi terasa aneh.

ym

Sedang membicarakan vector double LTE, jadinya agak sungkan ketika saya menyebutkan email itu. Di juventya.elits, sekarang muncul subject-subject “ajaib” seperti Modulator, Abstract, SmallCell, iceic paper 175, Revisi paper, Laporan riset, dll.

Seringnya orang membuat nama email selain namanya adalah berdasarkan hobi, kesukaan, idola, atau apa saja yang disenangi saat itu. Alhamdulillahnya, email saya “hanya” juventya.elits@gmail.com. Mungkin akan lebih minder, mental menciut, ketika email saya semacam benzemalover@gmail.com, delpierogal@gmail, atau penyukabepe@gmail misalnya.🙂

Tapi yaaa..paling aman, nyaman, memiliki email dengan nama asli kita. Selain orang lain lebih percaya itu adalah email kita, akan terlihat lebih resmi dan elegan.

Eh, kenapa hari ini membahas Juventya Elits? Karena hari ini tanggal 5 Desember.🙂

17 thoughts on “Si Juventya Elits

      1. hehe..tahun 2010 kami ngadain buka bersama (saat ramadhan) serentak di 3 kota dihari yang sama, surabaya, bandung, jakarta, karena kondisinya emang udah pada mencar dan mayoritas di 3 kota itu..trus rame pada laporan foto di FB..angkatan saya emang seru mbak🙂

  1. He he kalau dulu aku punya email pertama kali namanya fifin@cybernasyid.com. Itu waktu SMU kelas 3. Tapi langsung hilang dan lupa passwordnya jg.

    Trus bikin fifin_elits karena sok-sokan bangga karena kuliah di elektro its. Tapi kemudian lebih suka menggunakan kurosaki_byakuya untuk urusan sosial media karena terlalu keranjingan anime.

    Iya bener, membuat nama email itu sering karena berdasarkan hobi dan idola. Tapi skr klo urusan kantor dan hal-hal berbau serius sih, pake akun email nama asli.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s