Yang Tersisa?

Empat minggu yang lalu, ketika ramadhan memasuki 10 hari terakhir, ada banyak rasa yang muncul. Antara sedih, bahagia, atau entah rasa yang tak terkatakan. Sedih ketika menyadari bahwa ramadhan tahun ini akan segera berakhir, bahagia karena sebentar lagi bertemu dengan keluarga di ponorogo, dan entah apalagi.

Membuka kembali foto-foto buka bareng e44 ramadhan yang lalu..hanya inikah yang tersisa dari ramadhan kemarin?

Ketika hari ini sudah memasuki hari ke-20 bulan syawal, jadi bertanya pada diri, apa yang tersisa dari ramadhan ini? Hmm..yang tersisa? Sepertinya tidak tepat juga menggunakan istilah “yang tersisa”. Karena berlalunya ramadhan seharusnya bukan meninggalkan sisa, tapi sebuah bekal besar yang akan digunakan untuk melewati 11 bulan setelahnya.

Kepada diri yang sudah mulai luntur semangat ibadah, semoga kembali bersemangat, se-semangat ketika ramadhan, se-rutin ketika ramadhan. Dan semoga Allah memberikan kesempatan bertemu kembali dengan  ramadhan tahun depan.

2 thoughts on “Yang Tersisa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s