NUHU(n)

Setelah beberapa hari berkutat dengan masakan bersantan khas lebaran. Hari itu saya usul ke ibu untuk membuat pecel dengan tempe goreng yang itu. Tempe tipis setengah jadi yang dibungkus daun dibeli di tukang sayur langganan dan digoreng sendiri dengan tepung bumbu yang itu. Tepung terigu dengan campuran bumbu yang dibikin ibu.

Ternyata saya harus kecewa, tempe tipis itu habis. Adanya tempe biasa dengan bungkus plastik. Akhirnya saya beli tahu aja, inginnya hanya digoreng biasa gitu. Tiba-tiba saya kepikiran bikin nugget dari tahu. Bikin NUHU(n) Nugget Tahu. Sewaktu pulang bulan Mei kemarin, bulek saya bikin nugget dari gurame. Jadi sudah tahulah, gimana proses bikinnya.

Saya setiap hari tidak jauh dengan perhitungan angka yang katanya ilmu pasti itu, tapi ketika memasak saya seringnya menggunakan perasaan dalam urusan takaran bahan dan bumbu. Oke, beginilah cara saya membuat Nugget Tahu:
Bahan :
2 buah tahu putih besar (di tukang sayur, 1 tahu harganya seribu)
2 telor ayam (sebenarnya saya ingin memakai telor bebek, tapi kata ibu, telor bebek itu amis)
1 buah wortel ukuran sedang
1 sosis daging ukuran sedang
seledri dan daun bawang secukupnya.

Bumbu :
bawang merah
bawang putih
garam
merica

Semua bumbu dihaluskan. Wortel, sosis, seledri, bawang daun diiris kecil-kecil banget, kalau bisa halus sekalian. Kemudian tahu dihancurkan lalu semua bahan dan bumbu dicampur jadi satu. Jangan lupa telornya juga. Setelah semua rata, adonan itu dikukus sekitar 20-30menit. Jangan tertipu oleh perilaku tahu yang ketika dikukus terlihat masih basah, sifatnya sudah seperti itu, ambil saja, dinginkan. Dia akan mengeras sendiri. Setengah dingin, iris-iris “tahu campur” itu. Ini nih penampakan si “tahu campur”, akan lebih indah kalau loyangnya segiempat. Hasil potongannya akan bisa simetris, tidak acak kadut kayak gini :


Untuk menggoreng si NUHU(n) ini, siapkan putih telor yang sudah dikocok. Masukkan tahu ke kocokan telor, lalu bungkus dengan tepung panir, dan goreng. Jadi deh. Enak enak enak bikin sendiri dipuji sendiri
Ini nih, penampakan pecel + nugget tahu + perkedel jagungnya. So yuummiii…


Duh, jadi pengen mudik lagi.

6 thoughts on “NUHU(n)

  1. lha dalah, saya juga paling ngefans sama tempe buntel godong jati ngono kae.. jan ora onok tandingane, yo gurih yo piyeee ngunu aromane ndak bisa dibandingkan dg tempe plastik..

    kalo pulang ke ponorogo, ibu selalu nggoreng tempe begini banyak banget dan aku terus menggilingnya sehingga ndak sempet tempe itu parkir di piring :d

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s