Kaca Dimana mana

Saya sering geli sendiri ketika membaca status orang di facebook atau twitter yang intinya ditujukan ke orang lain tapi orang tersebut hanya sedikit sekali kemungkinan membacanya, apalagi ngeh kalau status itu untuk dirinya. Misalnya nih :

“Lagi di angkot, aduh adek2 di samping jangan ramai dongg, pleasee”

“Terserah deh apa katamu, emang gue pikirin”

Dan yang aneh-aneh dan bikin geli lainnya. Tapi kali ini saya akan berlaku semacam itu loh, entah kena tulah atau apalah, tapi rasa penasaran ini menyebabkan banyak sekali lintasan pikiran yang liar dalam kepala saya. Sulit dibendung, sudah 2 hari ini saya mengernyit dan kadang senyum-senyum sendiri.

Jadi begini ceritanya, ada anak baru di kos. Mahasiswa baru tahun 2012 di kampus megah sebelah. Baru pindahan sabtu kemarin, kamarnya tepat sebelah saya tapi dengan pintu yang saling menjauhi, semacam huruf L, ujung-ujungnya itulah pintu kami.

Trus apa yang bikin saya mengernyit dan senyum-senyum sendiri? Jadi, dia menambahkan ornamen kaca di pintu, tembok luar masing-masing sisi kamarnya. Oke, saya perjelas :

  1. Kaca yang ditempel tepat di pintu. Jadi ketika yang punya kamar mengunci, otomatis sekalian mengaca. Kaca persegi yang ukurannya lebih besar dari wajah. Di tempel stiker kampusnya.
  2. Kaca yang ditempel di tembok luar sebelah kiri pintu. Bentuknya acak, lebih seperti pecahan kaca, lebih besar dari yang di pintu. Ditempel stiker kampusnya juga.
  3. Ini yang agak gak logis menurut saya, kamar kami di lantai 2, kamarnya paling ujung, ada 3 potongan kaca yang ditempel di tembok sebelah kanan pintu. 3 bentuk, satu persis seperti yang di pintu, satunya seperti yang di tembok kiri, yang satunya lebih kecil, entah bentuknya apa. Ketiga kaca ini akan terlihat dari depan kos. Entah bagaimana cara menempelkannya di situ, sisi yang hanya punya kurang lebih 10-20 cm untuk pijakan.

Setiap orang punya cara tersendiri dalam memandang sesuatu. Dan setiap orang punya kebebasan dalam mengimajinasikan sesuatu. Nah, melihat ini, imajinasi saya sudah macem-macem saja. Beberapa diantaranya:

  1. Kaca di pintu itu digunakan untuk mematut diri ketika berangkat ke kampus. Hmm..saya punya kaca lebih besar yang masih terbungkus sisa pindahan dari kos yang lama, apa dipasang depan pintu juga ya? Hahaha.. :p
  2. Mungkin kaca-kaca itu digunakan untuk melindungi diri dari segala bentuk penyusup. Misalnya nih, ada penjahat mengendap-endap dari samping kanan, semacam ninja gitu, karena hanya yang berkemampuan khusus aja yang bisa berjalan merayap dengan pijakan hanya 10-20cm, trus tanpa sengaja dia mengaca, saking kagetnya dia terjatuh. Hal itu juga berlaku pada penyusup yang lain. #mbohlah
  3. Untuk melindungi diri dari makhluk alien atau makhluk lain yang memiliki penampakan yang mengerikan. Ketika akan menyusup ke kamar itu, dia akan lari terbirit-birit karena tidak sengaja mengaca dan takut melihat wajahnya sendiri. #nohope
  4. Dia bawa kaca besar dari sukabumi, terus kaca itu jatuh dan pecah. Karena bingung mau dibuang kemana jadinya ditempel-tempel saja di dinding, di dalam kamar sudah penuh, makanya dia menempelnya di dinding luar.
  5. Dia merupakan mahasiswa baru dengan tingkat kreativitas dan daya seni yang tinggi, salah satunya dengan mendekorasi kamarnya, juga bagian luar kamar.

Saya kepo banget ya? Terserah mau dibilang apa, tapi beneran saya penasaran banget dengan kaca dimana mana, secara setiap kali keluar-masuk kos, saya harus melewati kamar itu. Setiap kali itu juga, imajinasi saya kemana mana. Saya belum bertemu dengan anak baru itu, suatu saat akan saya tanyakan. Tapi saya sudah ngobrol dengan ibunya, 3 kali malah. Ketika berpapasan di depan kamar, sungkan kalau tanya tentang kaca dimana mana itu ke ibunya.

Alhamdulillah, lintasan pikiran yang liar di kepala saya sudah keluar. Mungkin itulah yang dirasakan orang-orang yang membuat status menggelikan itu, tidak bisa membendung apa yang ada di kepala. Tapi selama itu bukan keluhan, menjelekkan sesama, menghujat, status-status itu masih menggelikan.

Jadi kaca dimana mana itu buat apa?

16 thoughts on “Kaca Dimana mana

  1. wkkk.. sembarangan ris. itu kaca properti orang loh, kok malah buat tebak-tebakan gini sih.
    Kayaknya saya duga alasan nomer 5 atau mungkin kebiasaan dia di rumah kebawa ke kost yg sering masang kaca di depan pintu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s