Posted in cerita

Cinta Lama Bersemi Kembali

Pada awalnya membuat blog dan menulis di sini, saya hanya ingin menuliskan tentang otak kanan dan hati, bukan otak kiri. Menceritakan sisi lain saya, terlepas dari technology, electrical engineering, telecommunication, coding dan teman-temannya. Tapi baiklah, untuk merayakan kebahagiaan saya, kali ini akan sedikit menyinggung tentang itu.

Continue reading “Cinta Lama Bersemi Kembali”

Posted in riris banget

Kamus Hidupku -by Sheila on 7

terpuruk tiada dalam kamusku
selalu mencoba, punya harapan
hari berlalu datang rintangan baru
berikan senyuman semua tantangan

inilah sekilas tentang kamus hidupku
jalan berliku takkan ciutkan nyaliku

terpuruk tiada dalam kamusku
selalu mencoba, punya harapan
boleh saja kita kalah sesaat
ambil hikmah untuk menang sepenuhnya

bernyanyi ooh mencoba sembuhkan semua luka

Ridlo Allah tidak terletak pada sulit atau mudahnya, berat atau ringannya. Ridlo Allah terletak pada apakah kita menaati perintahNya dan menjauhi laranganNya, jika kita sudah disitu, bersemangatlah.

Posted in cerita

Black Pinky

Senang banget akhirnya jaket juventusku datang dengan selamat walaupun telat. Tidak nyasar seperti dulu. Ukuran S. Ternyata lebih besar dari yang terbayang sebelumnya, ukuran S cowok. Nyaman dipakai. Benar kata teman saya, jaket juventus ini menambah 2% ketampanan pemakainya. Saya berasa lebih tampan,. #ehh..

Seperti yang sudah ramai di kaskus, tulisan “JUVENTUS” di bagian punggung memang tidak terlalu kelihatan. Namun katanya sudah disesuaikan dengan desain aslinya. Untuk jaket saya ini, sayangnya warna logo nike di bagian depan kanan tidak sama persis dengan warna pink di pinggiran kerah dan pergelangan tangan. Klo saya sih lebih suka warna pink logo nike nya, lebih soft. Namun klo dilihat-lihat lagi, pink nya juve memang tidak soft. Pink aneh, Pink  Juve. Tapi bagus kok 🙂

Posted in cerita

Code with X, CODEX

Berawal dari obrolan beberapa weekend yang lalu tentang vaksin. Teman saya yang seorang bidan di salah satu sekolah kebidanan di bandung menceritakan tentang imunisasi, bahwa sebenarnya imunisasi itu hanya sekitar 60% memberikan jaminan ke tubuh. Jadi tidak ada jaminan ketika bayi sudah diimunisasi misalkan imunisasi campak, maka 100% akan terhindar dari campak. Hanya sekitar 60%. Sebagaimana pengalaman Teteh “tempat berguru saya tiap minggu” ketika anak beliau terkena campak dan harus opname di rumah sakit hasan sadikin, beberapa balita lain yang terkena campak yang dirawat disitu adalah balita yang dulunya diimunisasi campak. Ya memang benar adanya, tidak menjamin 100% tapi hanya sekitar 60%. Obrolan makin menjurus ke curhatan teman saya ini tentang dilemanya, ada pertentangan batin antara profesi dan hati nuraninya. Tentang vaksinasi, beberapa program dari departemen kesehatan, menteri kesehatan, fiuhh…kemudian dia menceritakan tentang konspirasi di dunia kesehatan. Berat. Kemudian saya bertanya, apakah setiap pelaku di bidang kesehatan semisal dokter juga mengalami kegelisahan yang sama? dia jawab mungkin tidak semua. Hanya mereka yang menelaah lebih dalam, yang mau mencari data dan fakta. Hmmm…sekali lagi, ini obrolan yang berat. Entah karena saya yang paling tertarik tentang pembahasan ini atau karena saya yang paling kelihatan tidak tahu tentang ini, teman saya ini menyarankan untuk membaca buku dengan judul CODEX, penulisnya seorang wartawan dan analis media. Rizky Ridyasmara.

Continue reading “Code with X, CODEX”