Teapot

AAAAAjzFWEcAAAAAASvH6QApakah bisa sebuah teko berisi teh ketika kita tuangkan ke gelas keluar kopi?

Secara logika tidak bisa,.

Ketika diri kita “berisi” ilmu, pengetahuan, akhlaq, wawasan yang baik, maka setiap sikap atau perbuatan maupun perkataan yang merupakan respon atas sesuatu hal, yang akan keluar adalah yang baik-baik pula.

Ketika kita berperilaku dan berkata yang buruk pada orang lain, bisa dikatakan bahwa begitu pulalah apa yang ada di dalam diri kita. Buruk!

Maka marilah membiasakan diri (karena kebiasaanlah yang membentuk kita) memperkaya diri kita dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat.

sebagai instropeksi diri

Advertisements

3 thoughts on “Teapot

  1. edi petruk August 9, 2009 / 12:26 pm

    mangstab, se7 fuuuuuullllllll.

  2. -berani bermimipi- August 10, 2009 / 2:43 pm

    yup untuk itulah mengapa kita kita dianjurkan untuk memilih lingkungan yang baik, karena lingkungan itulah yang secara langsung dapat membentuk kita.
    okey..!!

    dan tanpa kita sadari apa yang keluar dari mulut kita tidak kita sadari akan melukai perasaan orang lain.

    betul tidak..?? (mode AA Gym –> ON)

  3. ririsnovie August 14, 2009 / 4:13 pm

    @ edi petruk : terima kasih fuulll juga,..

    @ -berani bermimpi- : sepakat mas, kadang kita menilai orang dari apa yang dia omongkan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s